Skip to content

ARTI PERSAHABATAN

March 23, 2013

Telah banyak lagu-lagu yang dilantunkan dengan tema persahabatan. Hal tersebut akan selalu mengingatkan kita tentang betapa indahnya arti persahabatan. Seorang sahabat tidak hanya bersama-sama di kala senang saja, tapi juga setia di saat sahabatnya dalam kesusahan. Bukankah mencari sahabat lebih sulit daripada sekedar berteman

 

 MENGAPA BUTUH SAHABAT ?Sebagai mahkluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri karena pasti membutuhkan orang lain. Untuk memenuhi kebutuhan ini, ia membentuk hubungan dengan orang lain. Ada yang berpendapat bahwa persahabatan merupakan hubungan interpersonal yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena persahabatan pada setiap orang memiliki ciri khas, baik dalam bentuk maupun derajat keintimannya. Pendapat lainnya mengatakan bahwa dalam persahabatan, keintiman merupakan hal mutlak yang harus ada. Jika tidak, maka hubungan tersebut belum sampai pada tahap persahabatan, melainkan baru sampai pada tahap awal perkembangan persahabatan.

Persahabatan tidak terjadi begitu saja, tapi membutuhkan waktu dan proses. Mungkin mulanya hanya sekedar teman biasa, tapi karena merasa cocok, jadilah sahabat. Waktu yang dibutuhkan berbeda-beda bagi setiap orang, bisa sebulan, dua bulan, bahkan bertahun-tahun.

Persahabatan pada orang dewasa dalam beberapa hal merupakan rekapitulasi dari perkembangan persahabatan masa kanak-kanak dan remaja. Pada masa itu kita mulai belajar untuk berinteraksi dan melakukan pendekatan dengan orang lain. Jika awalnya kita mencari dan mendapatkan teman, maka ketika dewasa kita belajar untuk bergantung pada hubungan ini.

 

 TEMPAT MENCURAHKAN ISI HATI 

Apa gunanya kita memiliki sahabat, dan apa bedanya dengan teman biasa? Yang pertama adalah untuk sharing atau mencurahkan isi hati, setelah itu dapat berkembang lebih luas, misalnya untuk memenuhi kebutuhan. Bedanya dengan teman biasa, walaupun sama-sama bisa sharing, mungkin tidak bisa seterbuka dan secara blak-blakan dengan seorang sahabatnya.

Baik pria maupun wanita berpendapat bahwa sahabat merupakan tempat mereka untuk saling mencurahkan isi hati. Kebutuhan akan keintiman cenderung lebih menonjol pada wanita. Hal ini disebabkan kebutuhan akan tempat berbagi serta menumpahkan kasih sayang lebih ditanamkan pada wanita sejak kecil. Karenanya, tak heran jika dalam membentuk persahabatan wanita sangat mementingkan keintiman emosional. Konsekuensinya persahabatan pada wanita menjadi lebih riskan, karena wanita mempercayakan hal yang sifatnya pribadi bahkan sangat pribadi. Berbeda dengan pria, pria lebih mengutamakan dimensi kesamaan, seperti minat, aktivitas dan pengalaman. Bisa jadi, mereka berbeda prinsip atau pendapat, tetapi tidak membuat retaknya persahabatan di antara mereka. Kontradiktif dengan wanita yang lebih suka persahabatan dengan mereka yang “sama” dengan dirinya, baik dari nilai yang dianut, cara pandang atau sekedar selera.

Umumnya, lebih banyak ditemui persahabatan yang sesama jenis, agak jarang ditemui persahabatan antara pria dan wanita. Alasannya berbagai macam dari yang mendasar hingga terdengar sepele seperti takut berkelanjutan menjadi hubungan cinta, akan terputus kala sahabatnya menikah, dan sebagainya.

 

 TAK SEMULUS JALAN TOL 

Kita sering beranggapan bahwa persahabatan merupakan suatu hubungan yang hangat. Pada kenyataannya hubungan ini lebih kompleks. Bahkan karena sifatnya yang sukarela dan tidak terikat dengan kewajiban-kewajiban hukum, ia menjadi rentan terhadap perubahan seperti perkawinan, perceraian, karier, kesibukan dan sebagainya, apalagi jika perubahan tersebut hanya menimpa salah satu di antaranya. Ini membuat kita melihat diri dan sahabat kita dengan pandangan yang berbeda dari sebelumnya.

Sesungguhnya, perubahan pastilah dialami oleh setiap orang karena hidup manusia tidak statis melainkan terus berkembang. Hanya saja, di zaman modern ini perubahan tersebut terjadi pada dua orang sekaligus dan dalam waktu yang bersamaan. Misalnya seorang yang wanita yang tinggal di rumah menjaga anak-anaknya, sedangkan sahabatnya adalah seorang wanita karier yang sangat sibuk. Hubungan persahabatan dapat goyah karena kedua orang tersebut sudah tidak lagi saling berbagi. Perkawinan adalah salah satu contohnya teutama bagi wanita. Hubungan ini membuat wanita tidak lagi membutuhkan sahabatnya, karena posisi sahabat telah digantikan oleh suaminya. Di sisi lain rasa disia-siakan sangatlah menyakitkan bagi sahabat yang ditinggalkan.

Karenanya, untuk memelihara hubungan yang telah terjalin, persahabatan pada orang dewasa harus lebih fleksibel. Salah satu hal yang menyebabkan persahabatan dapat terus berjalan adalah kemampuan untuk mengikuti perubahan yang terjadi dan toleransi terhadap perubahan kebutuhan sahabat anda. Misalnya saja saat sahabat anda mendapatkan teman pria yang diimpikannya cobalah bersikap lebih bijak dengan membiarkannya lepas sejenak dari genggaman anda. Biarkan ia menikmati kebahagian yang sedang dirasakannya walau anda merasa agak terabaikan. Toh ini tidak akan berlangsung selamanya. Jika masa itu telah lewat, ia akan kembali pada anda, terimalah dengan tangan terbuka tanpa rasa dendam.Tetapi, jika merasa ada yang mengganjal, tidak ada salahnya anda berterus terang. Sayangnya, masih banyak yang enggan melakukannya. Tak heran jika hingga saat ini di antara mereka yang bersahabat masalah merupakan salah satu hal yang jarang didiskusikan hingga tuntas. Hal ini disebabkan orang takut merusak persahabatannya dengan terlalu banyak bicara. Jika anda berbicara tentang apa yang mengganggu perasaan, anda akan dihadapkan pada resiko kehilangan dirinya. Bahkan hal itu bisa berakhir dengan kepahitan dan persahabatan pun terputus. Padahal dengan saling terbuka satu dengan yang lain, justru akan mempererat persahabatan. Kunci dari semua itu adalah sikap yang dewasa dan arif.

 

 TAK SELALU HAPPY ENDING 

Tidak adanya perjanjian tertentu membuat persahabatan menjadi suatu ikatan yang unik. Persahatan berbeda dengan hubungan antara orang tua dengan anda yang dibatasi aturan-aturan tertentu. Persahabtan mempunyai ikatan tersendiri yang dapat menciptakan kehangatan di dalamnya. Sifatnya sukarela, tidak ada aturan tentang siapa yang menjadi sahabat dan apa yang mereka lakukan bersama. Hal ini menyebabkan timbul toleransi bagai yang bersangkutan untuk berubah dan berkembang.

Seperti layaknya perkawinan yang dapat berakhir dengan perceraian, persahabatan pun tidak selalu berkembang ke arah yang diinginkan, dan berakhir dengan happy ending. Bahkan, kalau mau jujur persahabatan yang langgeng hingga kakek nenek bisa dihitung dengan jari. Hal ini disebabkan kita terus berubah, lingkungan berubah, teman-teman kita berubah sehingga persahabatan tidak lagi berjalan seperti yang kita harapkan, tidak lagi menyenangkan, dan tidak lagi supportive, bahkan bisa jadi destruktif.

 

 TETAP AWET BERTEMAN 

Teman yang baik adalah yang mampu berbagi rasa satu dengan yang lainnya. Bahkan seorang teman dapat menjadi sahabat di kala suka maupun duka. Namun, pertemanan ada kalanya tidak langgeng. Berikut ini tips agar pertemanan berlangsung baik dan langgeng :

  • Berikan perhatian
    Tiap orang senang kalau diperhatikan. Karena itu berikan perhatian pada hal-hal menarik yang ada di diri teman kita
  • Memanfaatkan kebaikan
    Manfaatkan kebaikan masing-masing untuk mengembangkan hubungan yang baik antara kita dan teman kita
  • Jagalah sopan santun
    Sikap ramah dan sopan yang tulus tanpa basa-basi dapat menjembatani komunikasi dengan orang lain
  • Kembangkan empati
    Bersikap empati terhadap teman kita akan mempermudah kita menjalin hubungan yang baik, sehingga memudahkan untuk akrab
  • Ucapkan terima kasih
    Ucapkan terima kasih dan sertai pujian selayaknya bila kita mendapatkan sesuatu, termasuk kebaikan dari teman
  • Bersikaplah penuh ketulusan hati
    Dengan bersikap penuh ketulusan hati dan berterus terang, orang lain akan mudah menaruh kepercayaan dalam segala hal
  • Bertutur katalah secara bijak
    Perkataan yang diucapkan tepat pada tempat dan waktunya akan membangkitkan kepercayaan orang terhadap kita dan efektif untuk mempengaruhi orang lain
  • Berikan pertolongan secukupnya
    Pertolongan yang kita berikan hendaknya tidak membuahkan ketergantungan pada kita
  • Buatlah rencana bersama
    Bila menginginkan ada kegiatan bersama, buatlah jadwal dan rencanakan bersama-sama. Jangan melakukan perubahan secara tiba-tiba
  • Jagalah “jarak” yang wajar
    Betapa pun dekatnya, teman tetaplah orang lain. Supaya pertemanan menjadi wajar, mundurlah sedikit bila kita merasa pertemanan sudah terlampau dekat dan sebaliknya mendekatlah tatkala kita merasa pertemanan sudah mulai merenggang

 

 

Advertisements

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: